Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Asuransi, Sejarah dan Perkembangannya di Indonesia

Apa itu Asuransi ?? Bagi sebagian orang saat ini bukanlah sesuatu yang asing bagi mereka, asuransi merupakan sebuah kewajiban guna memproteksi kehidupan mereka baik itu berupa aset, kesehatan, maupun jaminan untuk masa tua mereka nantinya. Akan tetapi mungkin bagi sebagian orang lainnya asuransi tidak lah terlalu penting untuk mereka. 

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai asuransi, ada baiknya terlebih dahulu kita memahami apa arti asuransi itu sendiri, serta bagaimana sejarah asuransi dan perkembangan asuransi hingga kini di Indonesia. 

Pengertian apa itu Asuransi ?

sejarah asuransi

Menurut Wikipedia Asuransi adalah pertanggungan dan Perjanjian antara dua belah pihak dimana pihak satu berkewajiban membayar iuran / kontribusi / premi. Sementara pihak lainnya berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama dan barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat. 

Sedangkan menurut versi Otoritas Jasa Keuangan asuransi adalah perjanjian antara perusahaan asuransi dengan pemegang polis yang menjadi dasar bagi penerimaan premi oleh perusahaan asuransi sebagai imbalan untuk :

Memberikan penggantian kepada tertanggung atau pemegang polisi karena kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita pihak ketiga atau pemegang polis karena terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti;atau  

Memberikan pembayaran yang didasarkan meninggal atau hidupnya tertanggung dengan manfaat yang besarnya telah ditetapkan dan atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana. 

Secara singkatnya asuransi adalah sebagai salah satu bentuk pengendalian resiko atau pemindahan resiko baik itu berupa jiwa, aset, dan resiko lainnya dari pihak tertanggung kepada pihak perusahaan asuransi. 

Dewasa ini ada banyak ragam asuransi maupun produk turunan dari asuransi itu sendiri, semua tergantung dari kebutuhan masing-masing entah itu berupa asuransi kecelakaan, asuransi kendaraan, asuransi kebakaran, unit link, maupun berupa perlindungan aset lainnya. Di lain waktu nanti semuanya akan kita bahas disini. 

Sejarah Asuransi dan Perkembangannya di Indonesia

Asuransi di Indonesia pertama kali diperkenalkan pada zaman penjajahan Hindia Belanda. Hadirnya asuransi di Indonesia pada waktu itu berhubungan erat dengan adanya hasil dari perkebunan dan sektor perdagangan yang dikuasai oleh bangsa Belanda. Sehingga mereka memerlukan asuransi untuk menjamin kehilangan dan kelangsungan usaha mereka. 

Perkembangan asuransi di Indonesia sendiri diperkirakan tak lama setelah berdirinya perusahaan asuransi milik Belanda yang bernama NEDERLANDSH INDISCH LEVEN VERZEKERING EN LIEFRENTE 

MAATSCHAPPIJ (NILMIY) yang kelak dikemudian hari diambil alih oleh pemerintah Indonesia dan kemudian berganti nama menjadi PT. ASURANSI JIWASRAYA. 

Selanjutnya pada tahun 1853 barulah ada perusahaan asuransi kerugian pertama yang bernama BATAVIASCHE ZEE END BRAND ASURANTIE MAATSCHAPPIJ, kemudian setelahnya barulah pada tahun 1912 berdirilah perusahaan asuransi jiwa pertama Indonesia yang bernama BOEMI POETRA 1912 yang tentunya masih kita kenal sampai saat ini.

Pada tahun 1942 - 1945 asuransi di Indonesia mengalami stagnasi dikarenakan adanya gejolak revolusi fisik yang membuat perkembangan asuransi di Indonesia secara praktis terhenti. Barulah setelah Indonesia merdeka tepatnya pada tahun 1950 asuransi mulai tumbuh kembali dikarenakan pada masa ini Indonesia sudah mulai membangun perekonomiannya sendiri. 

Pada masa awal kemerdekaan Indonesia semua perusahaan-perusahaan asing banyak yang diambil alih oleh negara tak terlepas juga itu perusahaan-perusahaan asuransi asing di Indonesia. 

Perusahaan-perusahaan asuransi kerugian asing ini dinasionalisasikan kemudian dijadikan PERUSAHAAN NEGARA ASURANSI KERUGIAN (PNAK) yang dimana didalamnya terdapat 6 perusahaan asuransi. Selanjutnya perusahaan-perusahaan PNAK ini kemudian dilebur oleh pemerintah menjadi 3 perusahaan negara yaitu :

PNAK Djasa Raharja (yang khusus bergerak dalam bidang sosial). 

PNAK Djasa Samoedera (yang khusus bergerak dalam bidang marine/kelautan) 

PNAK Djasa Aneka (yang khusus bergerak dalam bidang asuransi kebakaran dan Aneka lainnya) 

Ketiga PNAK ini kemudian dilebur kembali oleh pemerintah menjadi satu perusahaan yang disebut dengan PERUSAHAAN NEGARA ASURANSI BENDASRAYA yang bergerak dalam semua jenis asuransi kerugian. 

Pada tahun 1973 Perusahaan Negara Asuransi Bendasraya ini kemudian dimerger atau digabungkan dengan PT. Umum Internasional Underwriter yang kemudian menjadi PT (Persero) Asuransi Jasa Indonesia atau JASINDO. 

PT. Jasindo merupakan hasil dari peleburan semua perusahaan asuransi asing di Indonesia setelah Indonesia merdeka. 

Saat ini ada banyak perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia, baik itu perusahaan asuransi milik pemerintah ataupun perusahaan asuransi swasta nasional maupun swasta internasional. Semua perusahaan-perusahaan asuransi legal saat ini berada di bawah pengawasan OJK sebagai otoritas yang berwenang dalam mengawasi kegiatannya.