Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Unit Link, Investasi ala Asuransi serta Untung Ruginya

Setiap perusahaan asuransi memiliki produk yang namanya unit link yang konon katanya membeli asuransi jiwa sekaligus berinvestasi, apakah benar demikian adanya? Simak penjelasan berikut ini. Berikut ini kami kutip penjelasan arti dari unit link dari sumber yang berbeda. Versi pertama adalah berdasarkan dari Wikipedia Unit Link adalah jenis produk dari asuransi jiwa yang menanggung resiko personal tertanggung, dengan biaya asuransi diambil dari kumpulan investasi yang dilakukan oleh pemegang polis.

Versi kedua menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Unit Link adalah jenis asuransi yang mongkombinasikan asuransi permanen (whole life) dengan produk investasi. 

Secara umum Unit Link adalah sebuah produk turunan dari asuransi tradisional dalam hal ini Asuransi Jiwa yang dikombinasikan dengan Investasi sejenis dengan reksadana, sehingga jadilah sebuah produk Proteksi plus Investasi. 

Jadi dengan adanya keuntungan tersebut nasabah yang menginginkan asuransi sekaligus berinvestasi tidak perlu repot-repot lagi mengurus secara terpisah antara asuransi maupun investasi nya semua sudah menjadi satu kesatuan dalam wadah produk Unit Link. 

Dengan adanya kelebihan tersebut tak heran banyak masyarakat yang tertarik untuk membeli Unit link ketimbang asuransi jiwa tradisional karena double untung yang didapatinya. Dalam satu dasawarsa terakhir saja pertumbuhan Unit link telah tumbuh 10.000℅ mengalahkan pertumbuhan asuransi konvensional yang hanya tumbuh 380℅ saja. 

Apakah anda tertarik untuk membeli unit link? Eits..jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan, simak kelanjutan penjelasan berikut supaya dapat memantapkan niat anda membeli unit link. 

Mekanisme Pola Kerja Unit Link

investasi unit link

Sebelum membeli sebuah produk keuangan sangatlah penting untuk kita mengetahui dengan jelas cara kerja suatu produk keuangan agar sesuai dengan tujuan financial yang kita inginkan. 

Secara sederhana ilustrasi cara kerja Unit link itu sendiri adalah sebagai berikut :

1. Pembayaran Premi Nasabah

Premi nasabah yang dibayarkan akan di potong untuk biaya-biaya operasional atau istilahnya biaya akuisisi seperti biaya asuransi, biaya COI, biaya COR, biaya switching, biaya administrasi, biaya investasi, dan biaya lainnya. Jika kita hitung-hitungan total biaya ini cukup besar mengurangi jumlah premi yang kita bayarkan. 

Setelah semua biaya dipotong dari premi nasabah makanan selanjutnya sisa dana dari premi tersebut baru dialokasikan dan dikelolah pada instrumen investasi yang telah ditetapkan oleh perusahaan asuransi. 

2. Nilai Polis

Setelah semua biaya dipotong dari premi, maka selanjutnya dana yang ada dialokasikan kedalam instrumen investasi yang ada seperti reksadana, obligasi, saham, dan lain sebagainya. 

Sama akan halnya saham dalam unit link juga terdapat harga satuan unitnya atau istilah sahamnya adalah harga per lembar saham. Jadi didalam produk unit link itu sendiri sudah terdapat harganya masing-masing cuma harga yang ada mengikuti fluktuasi pasar, jadi tidak menentu. 

Nah, dana yang dialokasikan untuk investasi tadi kemudian dibagi dengan harga Unit yang berlaku selanjutnya itulah yang menjadi hak anda dalam bentuk penyertaan Unit. Untuk selanjutnya jumlah penyertaan Unit inilah yang akan menentukan besar kecilnya hasil investasi yang akan anda dapatkan nantinya tergantung nilai Unit yang berlaku saat itu. 

Untuk lebih detailnya silahkan baca artikel kami selanjutnya. 

Untung Rugi Membeli Unit Link

Seperti yang telah diungkapkan diatas Unit Link adalah sebuah konsep asuransi yang mengkombinasikan antara proteksi dan investasi, tentu sangat menarik perhatian untuk segera memilikinya. 

Namun sebagaimana perencanaan keuangan yang baik tentunya selain melihat keunggulan suatu produk keuangan juga kita harus mengetahui resiko dari sebuah instrumen keuangan sebelum memilikinya. 

Berikut adalah nilai plus dari Unit link :

1. Adanya Perlindungan Tambahan (Rider) 

Asuransi Unit link memiliki beragam jenis asuransi tambahan (rider) yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Hal ini tentu akan memudahkan kita memiliki dua instrumen keuangan dalam satu wadah Unit link. 

2. Premi Tidak akan Hangus

Premi yang telah disetorkan tidak akan hangus, selagi masih mampu menutupi biaya administrasi bulanan maka premi anda akan tetap aman bisa diambil sewaktu-waktu sesuai dengan kesepakatan yang berlaku. 

3. Masa Pertanggungan yang Panjang

Sebagai contoh ada di beberapa perusahaan asuransi produk Unit link nya meng-cover pertanggungan terhadap nasabah sampai usia 99 tahun. Tuh gimana gak long time masa pertanggungannya.

4. Polis yang Tidak Berubah

Setelah masa kontrak anda selesai, anda bisa melanjutkan lagi menambah dana atau istilahnya top up atau menarik dana baik secara sebagian atau keseluruhan. 

5. Fasilitas Cuti Premi

Anda akan mendapatkan fasilitas cuti premi setelah kontrak pembayaran premi anda selesai, dalam artian tidak lagi membayar premi akan tetapi nilai investasi anda tetap berjalan sebagaimana mestinya. 

Selain beberapa kelebihan diatas asuransi Unit link tentunya juga memiliki kekurangan seperti berikut ini :

1. Premi yang Tinggi

Bila dibandingkan dengan asuransi tradisional tentunya premi pada Unit link menjadi lebih tinggi, itu dikarenakan selain membayar asuransi anda juga dikenakan biaya tambahan meliputi biaya-biaya tambahan dan dana investasi. 

2. Manfaat yang Didapatkan Tidak Maksimal

Tentunya dikarenakan double untung yang akan didapatkan membuat konsentrasi pemusatan penggunaan dana akan mengakibatkan tidak maksimalnya hasil yang akan diperoleh nantinya. 

3. Tidak Adanya Jaminan Keuntungan

Meskipun menawarkan Investasi namun tetap sebagaimana investasi lainnya, tidak ada yang namanya jaminan keuntungan. Investasi bisa untung bisa rugi ataupun mungkin hanya jalan ditempat. Apalagi ditambah dengan adanya biaya administrasi atau biaya akuisisi tentunya secara perlahan akan mengurangi jumlah nilai investasi yang ada. 

4. Tidak Ada Investasi di Tahun Pertama

Pada tahun pertama tidak ada alokasi biaya investasi dikarenakan premi yang ada akan dialokasikan pada biaya asuransi serta biaya-biaya tambahan lainnya. Biaya investasi akan mulai dialokasikan pada tahun kedua, itupun akan berangsur-angsur besaran persentase alokasi dana investasinya. 

5. Nilai Perlindungan Kecil

Jika dibandingkan dengan asuransi jiwa murni tentunya uang pertanggungan yang nantinya akan didapatkan akan jauh berbeda. Besaran Uang Pertanggungannya rata-rata dikisaran total premi yang anda setorkan. Tentunya ini berbanding terbalik dengan jumlah premi yang anda bayarkan bila dibandingkan dengan asuransi jiwa murni yang dengan premi yang lebih kecil tapi uang pertanggungan yang lebih besar. 

6. Besaran Biaya Akuisisi akan terus Berjalan

Meskipun anda tidak membayar premi lagi setelah kontrak anda selesai, biaya-biaya tambahan akan tetap berjalan dan semuanya akan dipotong dari dana hasil investasi yang anda dapatkan terlepas itu apakah investasinya untung ataupun rugi. 

Tentukan Keputusan Anda ? 

Demikianlah pembahasan Mengenal Unit Link, Investasi ala Asuransi serta Untung Ruginya. Asuransi Unit Link memang berbeda, menyajikan dua keuntungan sekaligus yakni proteksi dan investasi hanya dalam satu produk. Silahkan bandingkan antara plus minus asuransi Unit link, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan anda sebelum membeli nya. 

Bijaklah dalam mengelolah keuangan anda, Investasi itu penting namun cermati terlebih dahulu untung ruginya sebelum anda memilikinya. 

Keputusan anda hari ini akan menentukan hasil yang akan anda peroleh nantinya, keep be smart investor !!!