Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Memilih Asuransi Pendidikan, Solusi Pendidikan Anak di Masa Depan

Seiring dengan semakin mahalnya biaya pendidikan saat ini tentunya asuransi pendidikan bisa menjadi salah satu pilihan bagi orang tua untuk menyiapkan biaya pendidikan anaknya. Memiliki asuransi pendidikan sangat penting untuk masa depan anak dan harus disiapkan selagi dini, agar nantinya kebutuhan akan biaya pendidikannya bisa teratasi. 

Lantas seperti apa sih asuransi pendidikan itu sendiri?

Pentingnya Merencanakan Pendidikan Anak

tips memilih asuransi pendidikan

Ketika sudah akan memasuki tahun ajaran baru, tentunya para orang tua akan sibuk dengan pengeluaran tambahan yang terkadang nilainya cukup menguras kantong, entah itu berupa biaya semesteran, biaya buku atau alat tulis baru, atau mungkin seragam baru dan lain sebagainya. Terlebih lagi jika anak tersebut baru mulai peralihan sekolah, entah itu baru masuk TK, dari TK masuk SD, atau mungkin juga dari SMA mau masuk Perguruan Tinggi. Dengan adanya peralihan sekolah tersebut tentunya biaya-biaya yang akan dikeluarkan tidak sedikit. Tentu bagi sebagian orang tua hal ini cukup membuat pusing, apalagi bagi mereka yang kondisi ekonominya pas-pasan. 

Nah, disinilah peran orang tua dituntut untuk mempersiapkan dana pendidikan anak jauh-jauh hari atau bila mungkin dipersiapkan semenjak anak usia dini. Karena jika semuanya sudah dipersiapkan selagi dini, tentu nantinya ketika waktunya sudah tiba tidak akan menjadi masalah baru dalam keuangan rumah tangga anda.

Terus bagaimana solusi terbaiknya untuk mengatasi masalah tersebut? Pada dasarnya dana pendidikan untuk anak bisa terbentuk dengan cara memiliki tabungan anak atau bisa juga dengan cara memilih asuransi pendidikan. Keduanya sama-sama menekankan pentingnya perencanaan keuangan anda sebagai orang tua demi menjamin pendidikan anak anda di masa depan.

Lantas apa bedanya tabungan pendidikan dengan asuransi pendidikan? Simak ulasan berikut ini agar kamu dapat  lebih memahami keduanya serta dapat menentukan apa pilihan yang tepat bagimu untuk biaya pendidikan anak nantinya.

Perbedaan antara Asuransi Pendidikan dengan Tabungan Pendidikan? 

Pada dasarnya yang di maksud dengan asuransi pendidikan adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan terhadap pendidikan anak dimasa depan. 

Memilih asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan merupakan dua instrumen pilihan para orang tua untuk menyiapkan dana yang cukup untuk keperluan sekolah anak-anak mereka. Keduanya jelas mempunyai cara kerja yang berbeda. 

Lantas apa perbedaan antara Asuransi Pendidikan dengan Tabungan Pendidikan? Simak penjelasannya sampai akhir ya.. 

Mengutip dari cermati.com terdapat beberapa perbedaan yang mendasar pada asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan, diantara seperti berikut :

1. Asuransi Pendidikan

Hasil dari pengumpulan dana bisa lebih besar daripada tabungan pendidikan, karena dana anda tersebut dijadikan produk investasi seperti saham.

Misalkan anda sebagai tertanggung meninggal, maka ahli waris akan mendapatkan dana tanggungan ditambah dengan hasil investasi. 

Investasi ini bersifat jangka panjang, karena anda baru akan mendapatkan hasil investasi setelah melewati 5 tahun pertama. 

Biaya akuisisi yang diterapkan relatif besar. 

Resiko yang dihadapi tentunya juga lebih besar ketimbang tabungan pendidikan. 

2. Tabungan Pendidikan

Bunga yang diberikan relatif lebih kecil apabila dibandingkan dengan tabungan reguler bank. 

Hasil tabungan hanya sekitar 3-6℅, sehingga ada baiknya anda menyimpan tabungan pendidikan dalam jangka waktu yang pendek yakni sekitar 2-5 tahun saja. 

Ada biaya administrasi yang dikenakan sama akan halnya tabungan reguler bank. 

Ada back-up asuransi yang ditanggung oleh pihak bank, akan tetapi nilai tanggung annya kecil.

Tingkat resikonya kecil

Prosesnya lebih mudah. 

Apakah Manfaat Asuransi Pendidikan? 

Selain dari tujuan untuk menyiapkan dana pendidikan anak kelak, berikut beberapa manfaat asuransi pendidikan yang perlu anda ketahui.

1. Menjamin Dana Pendidikan

Manfaat adanya asuransi pendidikan yang pertama adalah anda tidak perlu takut atau khawatir lagi akan masa depan pendidikan anak nantinya. 

2. Merencanakan Pendidikan Anak sejak Dini

Manfaat kedua adalah secara tidak langsung anda telah belajar menyiapkan dan merencanakan pendidikan anak anda di masa depan. 

3. Belajar Mengatur Keuangan

Dengan adanya asuransi pendidikan tentunya akan menambah daftar wajib pengeluaran bulanan anda. Secara tidak sengaja anda dipaksa untuk menyisihkan dana pendidikan anak di masa yang akan datang. 

4. Memberikan Rasa Tenang

Dengan memiliki asuransi pendidikan ini tentunya akan membuat anda sedikit lebih tenang dalam menyikapi kebutuhan akan biaya pendidikan anak nantinya. Hal ini dikarenakan pihak asuransi akan membantu anda dalam meringankan biaya pendidikan anak anda kelak.

5. Premi yang Fleksibel

Fleksibilitas pembayaran premi menjadi salah satu manfaat asuransi pendidikan yang akan anda dapatkan. Namun jumlah premi yang akan anda keluarkan tergantung dengan seberapa tinggi jenjang pendidikan yang akan anda ambil. Untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi tentunya juga akan berdampak pada jumlah premi yang akan dibayarkan menjadi lebih mahal daripada jenjang pendidikan sebelumnya. 

Cara Kerja Asuransi Pendidikan

Dengan memiliki asuransi pendidikan tentunya akan menjadi bekal penting untuk keberlangsungan pendidikan anak nantinya. Asuransi memberikan jaminan bahwa si anak akan mendapatkan pendidikan yang maksimal, dari mulai sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Asuransi pendidikan menjamin anak mendapatkan pendidikan yang terbaik bahkan ketika yang menjadi tulang punggung keluarga pun tak lagi sanggup membiayai sekolahnya. 

Pada umumnya cara kerja asuransi pendidikan sama dengan skema yang berlaku pada unit link. Yakni asuransi memberikan perlindungan akan biaya pendidikan sekaligus menawarkan keuntungan dari hasil investasi. 

Secara sederhananya cara kerja asuransi pendidikan ini adalah pemegang polisi membayarkan sejumlah premi kepada perusahaan asuransi. Kemudian pihak perusahaan asuransi tersebut melalui manajer investasi akan mengelola dana yang ada dengan cara membelanjakannya pada instrumen keuangan seperti reksadana dan surat hutang, sehingga nantinya premi yang anda bayarkan tersebut akan dapat berkembang dan menghasilkan return pada akhir tahun. 

Return ini akan diinformasikan oleh pihak perusahaan asuransi secara berkala dan biasanya digunakan setiap kali anda mengajukan klaim. Sehingga pada saat masa pertanggungan berakhir anda masih tetap memiliki uang pertanggungan dengan jumlah maksimal sesuai dengan jumlah premi yang telah dibayarkan. 

Namun yang penting untuk menjadi catatan adalah jumlah return yang dihasilkan dari investasi yang dilakukan akan berbeda setiap nasabahnya, tergantung kepiawaian manajer investasi dalam mengelola dana yang ada. 

Tips Memilih Asuransi Pendidikan yang Tepat untuk Anak

Setelah kamu memahami semuanya mengenai asuransi pendidikan, saatnya kamu untuk memilih asuransi yang tepat untuk pendidikan anak. Tips-tips berikut ini bisa menjadi acuan kamu dalam memilih asuransi pendidikan, agar nantinya tidak ada penyesalan di masa yang akan datang.

1. Sesuaikan jumlah biaya dengan target biaya pendidikan

Tujuan mengambil asuransi pendidikan anak adalah supaya saat anak masuk sekolah, orang tua mempunyai simpanan yang cukup untuk keperluan sekolah. 

Orang tua harus mempunyai rencana yang jelas kemana arah pendidikan anak selanjutnya. Selain itu orang tua juga harus bisa memperkirakan biaya-biaya yang akan timbul kelak, sehingga nantinya dana dari asuransi pendidikan itu cukup sesuai dengan kebutuhan pendidikan anak. 

2. Pahami dulu Resiko dari Asuransi pendidikan

Dalam asuransi pendidikan, perusahaan asuransi akan menginvestasikan pembayaran premi kedalam instrumen investasi tertentu. Yang harus dipahami oleh orang tua adalah setiap instrumen investasi memiliki resiko masing-masing tergantung dari tingkat return yang akan didapatkan. 

Yang penting adalah memilih instrumen investasi yang sesuai dengan risk appetite atau kemampuan menerima resiko. Kalau tidak sanggup menerima fluktuasi keuntungan, jangan ambil instrumen dengan resiko tinggi. Begitu juga sebaliknya. 

3. Proses Klaim Mudah

Pastikan juga proses klaim penggunaan dana asuransi ini mudah dilakukan, kalau bisa sistem cashless. Sehingga ketika Anda tiba-tiba harus membayar kebutuhan sekolah hanya perlu menggesek kartu kepesertaan. 

4. Pastikan perusahaan asuransi kredibel dan mempunyai track record yang baik

Memang cara menilai suatu perusahaan asuransi itu kredibel tidaknya agak sulit. Pastikan dulu sudah terdaftar di OJK atau belum? Cari referensi di forum-forum mengenai ulasan nasabah mengenai perusahaan tersebut, dan ada baiknya juga kamu mengetahui nilai Risk Based Capital (RBC) perusahaannya yang menjadi tolak ukur kondisi keuangan perusahaan asuransi tersebut. Semakin tinggi nilai rasionya makan semakin sehat kondisi keuangan perusahaan asuransi tersebut. 

Keputusan ada di Tanganmu

Demikianlah bahasan kita kali ini mengenai Tips memilih asuransi pendidikan, Solusi pendidikan anak dimasa depan. Keputusan menentukan asuransi pendidikan yang tepat buat anak anda sepenuhnya berada ditangan anda. 

Tentunya jika memang kondisi keuanganmu memungkinkan untuk memiliki asuransi pendidikan buat anakmu itu lebih baik daripada tidak memilikinya. Akan tetapi jika kondisinya belum memungkinkan bagimu untuk memilikinya mungkin tabungan pendidikan bisa menjadi solusinya.

Ingat ! Bijaklah dalam mengelola keuangan anda, jangan sampai memaksakan kehendak yang diluar kemampuan keuangan Anda.