Pinjaman Online Legal di Indonesia yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan

Pundipedia - Pinjaman online semakin populer di Indonesia, terutama di kalangan milenial. Pinjaman online menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam mengajukan pinjaman tanpa harus pergi ke kantor bank atau lembaga keuangan lainnya. Meskipun begitu, kita harus tetap berhati-hati dalam memilih penyedia pinjaman online yang terpercaya dan legal. Salah satu cara untuk memastikan legalitas penyedia pinjaman online adalah dengan memeriksa daftar yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Apa itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK)? Apa saja pinjaman online yang legal dan termasuk dalam daftar yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)? Simak penjelasannya dibawah ini.

Daftar Isi

pinjaman-online-legal
pinjaman online legal (image by halokakros) 

Apa itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK)?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga yang bertugas mengatur dan mengawasi kegiatan perbankan dan lembaga keuangan non-bank di Indonesia. Dalam hal ini, OJK juga memiliki tugas untuk memastikan bahwa semua penyedia pinjaman online yang beroperasi di Indonesia telah terdaftar dan diawasi oleh lembaga tersebut.

Dengan adanya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini tentunya akan membuat kita merasa aman dan nyaman melakukan pinjaman di pinjaman online yang legal dan terdaftar di OJK. Dengan adanya pengawasan dari OJK tentunya proses dan prosedur yang dijalankan oleh pinjaman online tersebut akan sesuai aturan yang berlaku. 

Apa Saja Pinjaman Online Legal yang Terdaftar di OJK?

Melansir dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan, jumlah perusahaan fintech lending penyelenggara pinjaman online yang terdaftar dan berizin di OJK per 9 maret 2023 adalah sebanyak 102 perusahaan. Informasi selengkapnya mengenai 102 perusahaan fintech lending penyelenggara pinjaman online silahkan baca daftar perusahaan fintech lending terdaftar dan  berizin OJK

Diantara data yang terdaftar diatas, berikut adalah contoh 5 daftar pinjaman online legal yang terdaftar dan berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beserta penjelasannya :

1. Kredit Pintar

Kredit Pintar adalah salah satu penyedia pinjaman online yang terdaftar di OJK. Kredit Pintar menawarkan pinjaman mulai dari Rp500 ribu hingga Rp20 juta dengan tenor 91 hari hingga 365 hari. Pinjaman dari Kredit Pintar dapat diajukan secara online melalui website resmi atau aplikasi yang dapat diunduh di Google Play Store.

2. Danamas

Danamas adalah penyedia pinjaman online yang juga terdaftar di OJK. Danamas menawarkan pinjaman mulai dari Rp500 ribu hingga Rp20 juta dengan tenor 91 hari hingga 365 hari. Prosedur pengajuan pinjaman dari Danamas cukup mudah dan cepat melalui aplikasi yang dapat diunduh di Google Play Store.

3. Kredivo

Kredivo adalah penyedia pinjaman online yang terdaftar di OJK dan juga telah terintegrasi dengan banyak merchant online. Kredivo menawarkan pinjaman dengan limit kredit mulai dari Rp500 ribu hingga Rp30 juta dengan tenor 30 hari hingga 12 bulan. Selain itu, Kredivo juga menawarkan program cicilan tanpa kartu kredit yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia.

4. Dana Rupiah

Dana Rupiah adalah penyedia pinjaman online yang terdaftar di OJK dan memiliki layanan yang cukup lengkap mulai dari pinjaman, investasi, hingga asuransi. Dana Rupiah menawarkan pinjaman mulai dari Rp500 ribu hingga Rp20 juta dengan tenor 91 hari hingga 365 hari. Pinjaman dari Dana Rupiah dapat diajukan secara online melalui website resmi atau aplikasi yang dapat diunduh di Google Play Store.

5. Tunaiku 

Tunaiku adalah penyedia pinjaman online yang terdaftar di OJK dan merupakan bagian dari PT Bank Amar Indonesia. Tunaiku menawarkan pinjaman mulai dari Rp2 juta hingga Rp20 juta dengan tenor 6 hingga 20 bulan. Pinjaman dari Tunaiku dapat diajukan secara online melalui website resmi atau aplikasi yang dapat diunduh di Google Play Store.

Apa Kelebihan Meminjam di Pinjaman Online yang Legal?

Meminjam di pinjaman online yang legal memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  • Legalitas yang terjamin Pinjaman online yang legal terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diawasi oleh lembaga tersebut. Hal ini memastikan bahwa penyedia pinjaman online tersebut beroperasi secara legal dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh OJK.
  • Prosedur yang mudah dan cepat Prosedur pengajuan pinjaman online yang legal cenderung lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan prosedur pengajuan pinjaman di bank atau lembaga keuangan tradisional. Proses pengajuan dapat dilakukan secara online melalui website resmi atau aplikasi yang dapat diunduh di smartphone.
  • Fleksibilitas tenor dan jumlah pinjaman Pinjaman online yang legal umumnya menawarkan fleksibilitas dalam hal tenor dan jumlah pinjaman yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan peminjam. Peminjam dapat memilih tenor pinjaman yang sesuai dengan kemampuan untuk membayar, serta jumlah pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk membayar kembali.
  • Tidak memerlukan jaminan atau agunan Pinjaman online yang legal umumnya tidak memerlukan jaminan atau agunan dalam pengajuannya. Hal ini memudahkan peminjam yang tidak memiliki jaminan atau agunan untuk memperoleh pinjaman.
  • Transparansi biaya dan bunga Pinjaman online yang legal harus memenuhi standar transparansi biaya dan bunga yang ditetapkan oleh OJK. Peminjam dapat mengetahui dengan jelas biaya dan bunga yang harus dibayar, sehingga tidak ada biaya tersembunyi atau kejutan yang tidak diinginkan.

Dengan demikian, meminjam di pinjaman online yang legal dapat memberikan kemudahan dan keamanan bagi peminjam. Namun, sebelum meminjam, pastikan untuk memilih penyedia pinjaman online yang terdaftar di OJK dan memenuhi kriteria yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk membayar kembali.