Memahami Kredit Usaha Rakyat (KUR): Persyaratan, Kelebihan, dan Kekurangannya

Pundipedia - Apa kamu seorang wirausaha mikro? Butuh tambahan modal untuk memperbesar usahamu? Kredit Usaha Rakyat bisa menjadi solusi keuanganmu. Apa itu Kredit Usaha Rakyat (KUR)?

Bagaimana cara pengajuannya serta apa kelebihan dan kekurangannya? Kita bahas selengkapnya disini.

Daftar Isi

kredit-usaha-rakyat
apa itu kredit usaha rakyat?

Apa itu Kredit Usaha Rakyat (KUR)?

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah program pemerintah Indonesia yang menyediakan akses pembiayaan untuk usaha kecil dan mikro yang dimiliki oleh para pelaku usaha rakyat dengan bunga yang relatif rendah dan jangka waktu yang fleksibel. KUR bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan usaha kecil dan mikro di Indonesia, serta meningkatkan perekonomian daerah.

KUR disalurkan melalui bank-bank yang telah ditunjuk oleh pemerintah, seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan bank lainnya. Penerima KUR dapat menggunakan dana tersebut untuk modal usaha, pembelian alat dan bahan baku, pembayaran gaji karyawan, atau keperluan lain yang terkait dengan usaha mereka.

KUR memiliki beberapa jenis, antara lain KUR Mikro, KUR Ritel, dan KUR Kecil. KUR Mikro ditujukan untuk usaha mikro dengan pinjaman hingga Rp 25 juta, KUR Ritel untuk usaha kecil dengan pinjaman hingga Rp 500 juta, dan KUR Kecil untuk usaha kecil dengan pinjaman hingga Rp 10 miliar.

Apa saja Persyaratan untuk Mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR)?

Persyaratan untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa berbeda-beda tergantung pada jenis KUR yang diajukan dan bank yang menyalurkan KUR tersebut. Namun, secara umum, berikut adalah persyaratan umum untuk mengajukan KUR di Indonesia:

Warga Negara Indonesia

Calon penerima KUR harus memiliki status sebagai warga negara Indonesia dan memiliki KTP yang masih berlaku.
Usaha Mikro, Kecil, atau Menengah (UMKM)
KUR ditujukan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah. Oleh karena itu, calon penerima KUR harus memiliki usaha yang sesuai dengan kriteria tersebut.

Usaha Berjalan Minimal 6 Bulan

Calon penerima KUR harus memiliki usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan sejak diresmikan. Hal ini menunjukkan bahwa usaha yang diajukan memiliki potensi untuk berkembang.

Memiliki Penghasilan Usaha yang Memadai

Calon penerima KUR harus memiliki penghasilan usaha yang memadai untuk membayar cicilan KUR.

Memiliki Agunan

KUR Mikro biasanya tidak memerlukan agunan, namun KUR Ritel dan KUR Kecil memerlukan agunan. Agunan yang diberikan bisa berupa kendaraan bermotor, sertifikat tanah, atau aset lainnya.

Dokumen Pendukung

Calon penerima KUR harus menyertakan dokumen pendukung seperti surat izin usaha, NPWP, bukti kepemilikan usaha, dan dokumen pendukung lainnya yang diminta oleh bank.

Harap dicatat bahwa persyaratan untuk mengajukan KUR bisa berbeda-beda tergantung pada bank yang menyalurkan KUR tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya calon penerima KUR menghubungi bank terkait untuk informasi lebih lanjut tentang persyaratan yang dibutuhkan.

Bagaimana cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat? 

Untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Pilih Bank yang Menyediakan KUR ; Anda dapat memilih bank yang menyediakan KUR seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, atau bank lainnya.
  • Persiapkan Dokumen Pendukung ; Anda harus mempersiapkan dokumen-dokumen pendukung seperti KTP, NPWP, surat izin usaha, bukti kepemilikan usaha, dan dokumen pendukung lainnya yang diminta oleh bank.
  • Kunjungi Bank ; Kunjungi bank yang dipilih dan ajukan permohonan KUR kepada petugas bank. Berikan dokumen pendukung yang telah dipersiapkan sebelumnya dan jelaskan tujuan pengajuan KUR Anda.
  • Konsultasi dengan Petugas Bank ; Konsultasikan dengan petugas bank tentang jenis KUR yang tersedia dan syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan KUR. Petugas bank juga dapat memberikan informasi mengenai besar pinjaman dan jangka waktu pengembalian.
  • Verifikasi Data ; Bank akan melakukan verifikasi data yang telah Anda berikan dan melakukan pengecekan terhadap usaha yang Anda miliki.
  • Penilaian Kredit ; Bank akan melakukan penilaian kredit untuk menentukan apakah permohonan KUR Anda disetujui atau tidak. Penilaian kredit meliputi analisis terhadap kemampuan Anda dalam membayar cicilan KUR.
  • Tandatangan Kontrak ; Jika permohonan KUR Anda disetujui, Anda harus menandatangani kontrak dan menyepakati syarat-syarat pengembalian KUR dengan bank.
Setelah kontrak ditandatangani, dana KUR akan dicairkan ke rekening Anda dan dapat digunakan untuk keperluan usaha yang telah disepakati. Pastikan untuk membayar cicilan KUR tepat waktu agar tidak terkena denda atau sanksi lainnya.

Bank Apa saja yang Menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 

Beberapa bank di Indonesia yang menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) antara lain:

Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Program KUR yang disediakan oleh BRI terdiri dari KUR Mikro, KUR Ritel, KUR Kecil, dan KUR Infrastruktur. Program ini ditujukan untuk membantu pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah yang ingin mengembangkan usahanya. Besar pinjaman yang bisa diberikan oleh BRI mulai dari Rp5 juta hingga Rp2 miliar dengan jangka waktu pengembalian mulai dari 6 bulan hingga 5 tahun.

Bank Mandiri

Program KUR yang disediakan oleh Bank Mandiri terdiri dari KUR Mikro, KUR Ritel, dan KUR Kecil. Program ini ditujukan untuk membantu pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah yang ingin mengembangkan usahanya. Besar pinjaman yang bisa diberikan oleh Bank Mandiri mulai dari Rp5 juta hingga Rp500 juta dengan jangka waktu pengembalian mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun.

Bank Negara Indonesia (BNI)

Program KUR yang disediakan oleh BNI terdiri dari KUR Mikro, KUR Ritel, dan KUR Kecil. Besar pinjaman yang bisa diberikan oleh BNI mulai dari Rp5 juta hingga Rp500 juta dengan jangka waktu pengembalian mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun.

Bank Tabungan Negara (BTN)

BTN memiliki program KUR yang disebut KUR BTN Rakyat, yang ditujukan untuk membiayai kebutuhan usaha mikro dan kecil. Besar pinjaman yang bisa diberikan oleh BTN mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta dengan jangka waktu pengembalian mulai dari 6 bulan hingga 5 tahun.

CIMB Niaga

CIMB Niaga memiliki program KUR dengan nama KUR CIMB Niaga. Program ini terdiri dari KUR Mikro, KUR Ritel, dan KUR Kecil dengan besar pinjaman yang bisa diberikan mulai dari Rp5 juta hingga Rp500 juta dengan jangka waktu pengembalian mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun.

Bank Danamon

Program KUR yang disediakan oleh Bank Danamon terdiri dari KUR Mikro dan KUR Ritel. Besar pinjaman yang bisa diberikan oleh Bank Danamon mulai dari Rp5 juta hingga Rp500 juta dengan jangka waktu pengembalian mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun.

Bank OCBC NISP

Program KUR yang disediakan oleh Bank OCBC NISP terdiri dari KUR Mikro dan KUR Ritel. Besar pinjaman yang bisa diberikan oleh Bank OCBC NISP mulai dari Rp5 juta hingga Rp500 juta dengan jangka waktu pengembalian mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun.

Kelebihan dan Kekurangan dari Kredit Usaha Rakyat

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) :
Kelebihan KUR antara lain :

  • Mudah diakses - KUR dapat diakses oleh pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah dengan persyaratan dan proses pengajuan yang mudah dan cepat.
  • Bunga rendah - KUR memiliki bunga yang relatif rendah dibandingkan dengan kredit bisnis biasa.
  • Jangka waktu yang fleksibel - KUR memiliki jangka waktu pengembalian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha pemilik usaha.
  • Tersedia di banyak bank - KUR dapat diakses di banyak bank di Indonesia.
Sementara kekurangan dari KUR yaitu :
  • Besaran pinjaman yang terbatas - Besar pinjaman yang dapat diberikan melalui KUR relatif terbatas, sehingga pemilik usaha yang membutuhkan pinjaman besar mungkin perlu mencari alternatif lain.
  • Agunan diperlukan - Untuk mengajukan KUR, pihak bank mungkin meminta agunan untuk menjamin pengembalian pinjaman, sehingga dapat menjadi kendala bagi pemilik usaha yang tidak memiliki aset yang cukup untuk dijadikan agunan.
  • Adanya batasan usaha yang memenuhi syarat - Ada beberapa jenis usaha yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan KUR, sehingga pemilik usaha tersebut harus mencari alternatif lain untuk membiayai usahanya.
  • Tidak dapat digunakan untuk semua jenis usaha - KUR memiliki batasan untuk jenis usaha yang dapat dibiayai, sehingga tidak semua jenis usaha dapat mendapatkan KUR.

Kesimpulan

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk memfasilitasi akses pembiayaan bagi pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. KUR dapat diakses di banyak bank di Indonesia dengan persyaratan dan proses pengajuan yang relatif mudah dan cepat.

Selain bunga yang relatif rendah, KUR juga memiliki jangka waktu pengembalian yang fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha pemilik usaha. Namun, kelebihan tersebut juga diimbangi dengan beberapa kekurangan seperti besaran pinjaman yang terbatas dan batasan usaha yang memenuhi syarat.

Oleh karena itu, pemilik usaha yang berencana mengajukan KUR sebaiknya mempertimbangkan dengan cermat sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman dan memastikan bahwa usahanya memenuhi syarat untuk mendapatkan KUR.